Tak kalah lucunya, pada peserta azan pun banyak yang terbalik mengumandangkan urutan azan, contohnya...Hayya alalfalah dibaca sebelum hayya alasholah...Aduh-aduh, gugup atau emang beneran gak tau ya mereka????
Tapi menurutku yang paling penting adalah mereka berani tampil di depan umum. Karena memang selain untuk menguji hafalan peserta, diharapkan lomba ini dapat memacu keberanian mereka untuk tampil di depan umum.
Hmm, ada satu kejadian lagi (yang membuatku agak sebal). Pasalnya, ketika panitia membagikan bingkisan (makanan) kepada para peserta, aku juga turut dikasih. Maklum saja, aku satu-satunya remaja yang hadir di acara itu diantara bapak-bapak, ibu-ibu komplek, serta para orangtua peserta tentunya. Waduh, jangan-jangan aku dikira peserta juga lagi. Tapi kan usia peserta berkisar antara 3,5-12 tahun. Apa wajahku ini seperti anak usia 12 tahun ya??????????????????????????
Peserta yang umurnya 3,5 tahun
Para peserta lomba Azan
Adik asuhku yang mendapat jura ke 3, hehehe...siapa dulu kakaknya(duh, agak narsis ya?)
Si cerdas Aulia (bocah yang selalu banyak bertanya, tapi dengan gitu ia jadi cerdas loh...)
hihihihihi... good2x ^_^
ReplyDeleteWah.. moment yang langka.. moment untuk melepas penat.. :D
ReplyDeleteApanya yang good nih?
ReplyDeleteeh put, kok kamu gak ada di antara temen2 sebayamu di foto itu?
ReplyDeletelucu-lucu fotonya
ReplyDeletehehe.. puti.. ambil positifnya aja say.. awet muda gitu loh!!haha
ReplyDelete@hayawi
ReplyDeletemaksudnya..??Huu,kaka aku kan dah mahasiswa:(
@menantikepastian
awet muda sih awet muda, tapi kalo dikira anak kecil melulu repot juga (meskipun kdng2 untung kalo lg naek angkot, kalo bayar pake ada kembaliannya suka dikasih harga pelajar, hahaha)