Hihihi, udah lammmaaaaaaaaaaaa..... banget rasanya gak buka MP... iseng ah iseng, lama-lama kangen juga curhat di blog, hehe... lagi UTS nih, niatnya mau ngerjain essay ADD eh malah asyik masyuk berinternet ria di labkom (maap deh, self regulasinya hari ini kurang baik)
banyak kejadian yang oke dan penuh hikmah terjadi di semester ini...
betapa menyesal akan sesuatu hal yang kita pilih itu gak akan guna sama sekali. so, bagaimana caranya biar jadiin nasi yang udah jadi bubur biar jadi tambah enak...
betapa mengharap sesuatu secara berlebihan itu gak baik sama sekali. karena kalo udah terbang tinggi terus terhempas jatuh..uhh, sakitnya bukan main..
betapa menjadi inferior itu bukan suatu hal yang memalukan. But, ini jika inferiornya gak kelamaan. kalo gak bisa bangkit baru namanya memalukan. dan saya sedang belajar mengatasi segala macam keinferioran diri. gak perlu ngebanding-bandingin diri dengan orang lain. karena kalo kata teh Heggy kita akan kuat dengan cara kita
betapa rasa sayang yang berlebihan itu kadang gak baik. karena justru malah bisa menghambat perkembangan kemampuan diri. maka, untuk kakak-kakak dan para teman secohort, hehe. jangan terlalu memanjakan saya ya. nanti saya gak berkembang-kembang betapa sebuah keihkhlasan itu MAHAL harganya, terlebih jika yang memintamu sebelumnya telah menancapkan sebuah paku di hatimu. Kata maaf, insya Allah selalu ada. namun sepertinya "bekas"nya akan sulit untuk dihapuskan.
betapa rasa sayang dari seorang kakak itu amatlah besar (hal itulah yang saya rasakan). bayangkan, walaupun agak sering membuat sedikit rusak barang-barang yang ia hibahkan ke saya (ex: HP yang sering saya jatohin, MP5 yang gak bisa di cash karena cashannya yang rusak, dan laptop yang tergores-gores) namun tetap saja ketika saya butuh laptop pengganti (karena laptop yang ini mau di service) ia tetep saja dengan rela ,meminjamkan laptopnya demi penyelesaian tugas essay pengganti UTS
betapa kekhawatiran ibu merupakan tanda cinta bagi anaknya. kemarin, ibu pikir saya akan pulang ke rumah hari itu. beliau pun menyiapkan makanan kesukaan anak petempuannya ini. dan ternyata ibu salah mengira karena pada kenyataannya saya bilang akan pulang kamis ini (dan ternyata jadinya jumat deh)
dan betapa peneguran itu merupakan sebuah bentuk tanda cinta pula. karena merupakan sebuah hak bagi seorang saudara untuk mendapat teguran ketika berbuat salah. namun terkadang kita begitu enggan untuk menegur karena expectasi yang berlebihan pada saudara kita (ah, dia juga pasti tau kalo dia salah) atau karena alasan cinta (ah, nanti kalo saya tegur dia marah lagi. saya kan gak mau marahan sama dia). padahal sekali lagi, saudara kitapun terkadang juga butuh diingatkan....
Udah ah... cukup-cukup...balik lagi ngerjain papper... SEMANGAT!!!!