Keputusan mengajukan hak angket kepada presiden terkait dengan kenaikan harga BBM pada bulan Juni akhirnya terealisasi juga. Banyak orang yang menyangsikan apakah DPR benar-benar mengajukan hak angket ini demi kepentingan rakyat serta mewakili jeritan rakyat kecil yang tercekik akibat kenaikan harga BBM atau hanya sekedar sandiwara politik demi meraih popularitas menjelang pemmilihan umum 2009 nanti.
Kalau diliat dari siapa-siapa saja yang mendukung hak angket agaknya kecurigaan tersebut cukup beralasan juga. Pasalnya berdasarkan voting yang dilakukan, kubu yang mendukung berasal dari partai oposisi pemerintah, FPDIP (75 suara dari 109 kursi), FKB (27 suara dari 52 kursi), FPAN (36 suara dari 53 kursi), FBPD (7 suara dari 20 kursi), FPBR (10 suara dari 14 kursi), FPPP (36 suara dari 58 kursi), FPKS (34 suara dari 45 kursi), dan FPDS (7 suara dari 13 kursi). Hasilnya, hak angket menang dengan total perolehan 233 suara, sedangkan partai yang menolak hak angket berasal dari partai pendukung pemerintah, FPG (85 suara dari 129 kursi) dan FPD (42 suara dari 57 kursi), dan totalnya berjumlah 127 suara. (www.pontianakpost.com)
Tak hanya itu, untuk menentukan siapa ketua pansusnya pun telah mengalami penundaan beberapa kali. Bahkan sempat terjadi ngotot-ngototan seperti yang diberitakan kompas.com pada hari Rabu, 9 Juli 2008 pukul 11.16 saat rapat pemilihan ketua pansus. Hingga pada akhirnya terpilihlah Zulkifli Hasan, anggota fraksi PAN, sebagai ketua pansus Hak Angket terkait kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM.
Akan tetapi, setidaknya kita masih bisa berharap mudah-mudahan para anggota dewan yang terhormat di gedung senayan sana masih mempunyai hati untuk benar-benar membela kepentingan rakyat. Karena tujuan pengajuan hak Angket BBM ini sebenarnya adalah DPR dapat menyelidiki kemungkinan adanya aktor yang menjadi mafia di balik harga minyak yang tinggi di Tanah Air. Yah, semoga para wakil kita di sana bisa benar-benar konsisten dan murni memperjuangkan rakyat yang diwakilinya, mudah-mudahan mereka tidak seperti apa yang digambarkan dalam lagu Gosip Jalanannya Slank, yang ujung-ujungnya akan kalah sama duit. Semoga....
*Oleh: Puti Ayu Setiani, staff bidang KASTRAT BEM Fakultas Psikologi UI
Yah... Moga-moga aja gitu yah put?! Kasian rakyat yang sampe sekarang terombang ambing permainan politis orang 'atas,'
ReplyDeletemo sampe kapan?
Semoga 2009 benar-benar jadi solusi...
Semoga..
Semoga..
butuh husnudzon juga pada para wakil rakyat yang baik --dan insyaallah masih ada-- di atas sana...mari bantu jugakirim doa
ReplyDelete