Monday, 21 July 2008

Atas Nama Cinta...(1)

PadaMu, kutitipkan secuil asa...

Engkau berikan selaksa bahagia

PadaMu, kuharapkan setetes embun cinta...

Engkau limpahkan samudera cinta....

*dalam ayat-ayat cinta

 

Berbicara masaaalah cinta, mungkin tak pernah ada habisnya karena cinta merupakan fitrah, tak hanya untuk manusia tetapi juga untuk makhluk Allah yang lainnya.

Dijadikan indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emasdan perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik. (QS. Ali Imran:14)

Mungkin bukan kapasitas ku untuk menafsirkan ayat tersebut, karena dalam tulisan ini aku hanya ingin sedikit memaparkan tentang buku yang baru aku baca (lebih tepatnya buku yang aku temukan secara tidak sengaja dalam tumpukan buku yang dibawa kakakku), judulnya Smart Love (Kusmarwanti M. Idham)

Ada beberapa hikmah yang dapat aku ambil dari buku ini. Dan pastinya hal ini secara tak langsung terkait dengan pengalamanku serta beberapa pengalaman teman-temanku.

Aku pun pernah jatuh cinta, entahlah tapi aku lebih suka menyebutnya ‘mengagumi seseorang’ karena Alhamdulillah rasa itu belum pernah bertahan lama (cinta monyet, begitulah orang menyebutnya). Akan tetapi, sekarang ketika aku memasuki dunia kampus, aku khawatir  rasa cinta itu akan hadir dan tertanam di dalam hatiku. Bukannya aku akan menolak rasa itu, toh cinta itu adalah sesuatu yang fitrah bukan? Tapi aku hanya takut tak dapat mengelolanya dengan baik dan akhirnya cinta itu tumbuh bukan pada tempatnya (karena aku hanya ingin mencintai suamiku kelak, ehm). Hmm, sepertinya aku harus mewaspadai neh apakah aku sedang jatuh cinta atau tidak, biar usaha preventifnya dapat segera ditemukan untuk memanagenya.

Menurut buku Smart Love yang kubaca (diambil dari Taman Orang-orang Yang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu), ada 13 macam tanda cinta (indikator untuk mendeteksi keberadaan dan kadar cinta dalam hati):

1.       Suka memandang orang yang dicintai dengan memerhatikan wajah, tingkahlaku, kesukaan-kesukaan, dan kebiasaan-kebiasannya

2.       Malu, deg-degan,dan salah tingkah jika orang yang dicintainya memandangnya atau menemuinya

3.       Banyak mengingat, membicarakan, dan menyebut orang yang dicintai

4.       Memenuhi keinginan-keinginan dan perintah orang yang dicintai dan mendahulukannya di atas kepentingan dirinya

5.       Bersabar atas gangguannya

6.       Mendengarkan nasihat orang yang dicintai

7.       Deg-degan jika lewat depan rumah keluarganya

8.       Selalu ingin dekat dengan orang yang dicintai

9.       Mencintai apa yang dicintainya, dan membenci apa yang dibenci olehnya

10.   Mau berkorban untuk orang yang dicintai

11.   Cemburu

12.   Suka menyendiri

13.   Menghindari segala hal yang membuat hubungannya menjadi renggang

Huff, sepertinya  aku harus hati-hati neh, kayaknya udah mulai terjangkiti, lalu bagaimana dengan anda?

 

 

1 comment:

  1. cinta itu haruslah positif, dalam kerangka yang konstruktif, yang melejitkan potensi, yagn meningkatkan kebaikan, dan dalam bingkai keindahan ^_^
    semangat :)

    ReplyDelete