Riuh rendah suasana di dalam gedung, beratus pasang mata kini tertuju padanya.
Lelaki itu kemudian mengambil microphone yang telah disediakan. Ia lalu berdiri tepat di tengah beratus pasang mata yang kini bisa melihatnya
"Nggging....". gesekan suara microphone menggema dalam ruangan
Lelaki itu terlihat menghela, kemudian kata-kata meluncur dari mulutnya, "Ketika saya berada di sini...", ia berhenti lalu menatap ratusan pasang mata yang memperhatikannya....
Hening, senyap
"di akhirat kelak, waktu hisab saya akan jauuh lebih lama dari kalian..."
Semua diam. semua menghela
"Waktu tidur saya akan jauh lebih sedikit, begitupun waktu luang saya..."
Aku gemetar, membayangkan beban berat yang akan jatuh dipundaknya
Alih-alih matanya berkaca, ia malah tersenyum. Ketegaran dan Kekuatan tergurat jelas di wajahnya. "Tapi, insya Allah semua akan dapat dengan mudah terlewati ketika Allah sajalah yang menjadi tujuan".
Semua terpana, lalu tersenyum
Sejumput cahaya kini mewarna di dalam gedung. menyajikan siluet indah bagi masa depan
Depok, 12 oktober 2010
ketika mentari sepehenggalan naik
*Setiap pemimpin kelak akan dimintai pertanggungjawaban dari apa yang telah dipimpinnya. mendapat rahmat dari kebaikan yang dihadirkannya, dan mendapatkan hitungan dari segala keburukan yang diadakannya
hhhuuffhh... T_T
ReplyDeleteSaat kita mengangkat pemimpin, berarti dia telah meletakkan salah satu kakinya di neraka...
ReplyDeleteAyo! Semuanya hanya untuk ALLAH!!
@ ka farah
ReplyDeleteterharuw ada ka farah komen.,.^^
@ azkaria
makasih udah mampir
iya, semua hanya untuk Allah