Friday, 21 May 2010

Karena Ayah Juga Bisa Jadi Juara

Yup, tiba-tiba saya ingin menuliskan ini setelah mengerjakan UAS take home mata kuliah motivasi pendidikan. motivasi dalam pendidikan amatlah penting dalam berlangsungnya pendidikan anak. Karena dengan motivasi, anak-anak dapat menampilkan performa terbaiknya untuk meraih prestasi yang setinggi-tingginya.

Untuk menumbuhkan motivasi pendidikan tersebut, ada beberapa faktor yang sangat berperan penting diantaranya, keluarga, peer (teman sebaya), serta lingkungan sekolah. Dalam notes ini saya hanya ingin memfokuskan pada penjabaran tentang faktor keluarga (orangtua).

Ibu, mungkin kita sudah mengetahui betapa pentingnya peran seorang ibu dalam pendidikan anak-anaknya. Ibu adalah madrasah pertama dan yang utama bagi anak. Bahkan, Rasulullah SAW menekankan, mendapatkan ibu yang baik merupakan salah satu hak yang harus didapatkan anak dari bapaknya. Ibu, bagi saya khususnya, adalah orang yang paling responsive ketika anaknya mengalami sesuatu. Dan ternyata responsivitas ibu dalam hal tumbuh kembang anak mempunyai interaksi positif dalam hasil akademis anak-anaknya. Kepedulian seorang ibu memiliki efek yang besar dibanding dengan pengaruh dari teman sebaya pada masa remaja. Pada masa remaja pengaruh peer akan lebih kuat dibanding dengan pengaruh keluarga, sehingga ketika seorang anak memiliki ibu yang responsive, maka ia akan terjaga dari pengaruh negative yang diberikan oleh lingkungan teman sebayanya.

Eits…tapi tak hanya ibu loh yang memiliki peran besar dalam tumbuh kembang dan prestasi seorang anak. Ternyata ayah juga memiliki peran yang juga sangat penting. Kelekatan dan keterlibatan seorang ayah dengan anaknya ternyata berasosiasi dengan perkembangan kognitif serta social anak. Kesejahteraan seorang anak, perkembangan kognitif, serta perkembangan social secara positif dipengaruhi oleh ketersediaan sumber materi, kelekatan, serta emosi dari ayah. Bahkan sebuah studi yang dilakukan oleh Yogman, dkk (1995) menemukan bahwa keterlibatan seorang ayah berkorelasi positif dengan kecerdasan yang dimiliki oleh anaknya. Keterlibatan seorang ayah juga dapat memberikan rasa aman dan nyaman pada anak sehingga dapat berpengaruh positif terhadap motivasi pendidikannya.

So, pesan saya bagi para kaum adam, kelak ketika nanti kalian sudah mempunyai anak , jangan lupa untuk selalu terlibat dalam segala aktivitas anak. Memberikan rasa aman dan nyaman, agar nantinya dapat tumbuh generasi berprestasi yang dapat merubah Indonesia menjadi lebih baik.

1 comment: