Monday, 29 December 2008

Penyerangan ke Jalur Gaza (Sebuah Kado akhir tahun dari Bush)

28 Desember Jam 04.55 WIB, sebuah sms masuk ke handphone ku. Pengirimnya bukan orang yang biasa meng-smsku. Penasaran apa gerangan yang membuat dia meng-smsku di subuh ini. Ternyata sebuah kabar duka dari Palestina yang berbunyi “Aslm. Minimal 200 orang wafat (terus bertambah), 400 terluka seiring serangan udara zionis Israel ke gaza, sabtu kemarin. Angkat tangan anda. Kirimkan senjata (do’a) kita.”

Lagi-lagi, Yahudi laknat itu mengobrak-abrik jalur Gaza. Bahkan penyerangan kali ini adalah penyerangan terparah sejak 60 tahun terakhir. Memang tak akan pernah ada kedamaian di Palestina sebelum Israel benar-benar dihapuskan dari peta dunia. Tak akan pernah ada perjanjian damai yang akan berhasil sejak dulu sampai sekarang. Karena Israel akan tetap mencari-cari alasan untuk menyerang Palestina. Menteri Pertahanan Israel meminta masyarakat internasional paham bahwa ini merupakan bentuk pertahanan diri dari Hamas. Oh, tampaknya ia telah buta bahwa  target sasaran penyerangannya justru pemukiman-pemukinan masyarakat sipil. Dasar, bangsa licik!!

Amerika (Bush) yang katanya polisi dunia itu, malah meminta Sekjen PBB mencabut kecaman atas penyerangan Israel. Dasar, teroris sejati! Si Bush itu memang orang yang haus perang . Bahkan Azwar Hasan dari Pengajar pemikiran Islam Timur Tengah Univ. Hassanudin mengatakan bahwa serangan Israel ke Jalur Gaza merupakan sebuah kado akhir tahun dari Bush bagi kepentingan Israel sebelum ia benar-benar lengser dari jabatannya.

Tak akan pernah ada kedamaian sebelum bangsa laknat itu keluar dari palestina. Mau perjanjian sampai ribuan kali pun, Israel tak akan pernah menepati janjinya. Maka, hanya ada satu kata untuk mereka, LAWAN!!!!  KHAIBAR-KHAIBAR YA YAHUD, JAISYU MUHAMMAD SOLFAYA’UD!

1 comment:

  1. saya pernah mendengar dari salah satu ustadz yang menyampaikan ceramah di PUSDAI JABAR, Bandung bahwa peperangan di sana akan terus menerus hingga kiamat

    ReplyDelete